10 Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI 2021 : Syarat & Biaya

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI – Tambah daya PLN menjadi kebutuhan sebagian orang karena kondisi tertentu. Misalkan penggunaan barang elektronik bertambah, sehingga kebutuhan daya listrik meningkat.

Namun, tahukan Anda, bahwa perubahan daya atau migrasi PLN ini pembayarannya tidak diakumulasikan dengan tagihan pokok listrik pascabayar. Tapi, bayar tambah daya ini dilakukan secara terpisah tidak ditambahkan ke tagihan bulanan.

Lalu, bagaimana cara bayar listrik non taglis PLN? Nah, cara bayarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu lewat ATM BNI. BNI menyediakan banyak mesin ATM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan ATM BNI, kini bayar tambah daya PLN tidak perlu lagi ke loket pembayaran PLN, sehingga lebih hemat waktu karena tidak perlu mengantri panjang. Namun, sebelum membayar, ada beberapa syarat yang wajib Anda ketahui, yaitu.

Syarat Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Syarat Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Ada beberapa persyaratan yang perlu disiapkan sebelum bayar listrik lewat ATM. Syarat syarat tersebut meliputi hal penting demi kelancaran pembayaran tambah daya lewat ATM BNI. Adapun syarat syarat yang dibutuhkan yakni sebagai berikut.

  • Telah mengajukan tambah daya kepada pihak PLN, baik mengunjungi kantor PLN lansung atau secara online melalui situs web.pln.co.id
  • Membaca dan mencermati email pendaftaran dari pihak PLN, jika mengajukan tambah daya secara online.
  • Paling penting, yakni catat kode bayar dari pihak PLN.

Itulah beberapa syarat untuk bayar tambah daya. Selainjutnya, untuk membayar lewat ATM, silahkan simak cara pembayarannya di bawah ini.

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Tak jauh berbeda seperti CARA BAYAR LISTRIK pascabayar, cara bayar tambah daya PLN lewat ATM BNI juga terbilang mudah. Cara membayarnya, cukup dengan mengunjungi counter ATM BNI terdekat dengan membawa kode bayar.

Meskipun cara pembayarannya mudah, namun perlu diketahui bahwasanya cara bayar migrasi PLN via ATM BNI harus dilakukan dengan benar. Lantas, bagaimana cara pembayarannya yang benar? Langsung simak saja cara di bawah ini.

1. Masukkan Kartu ATM BNI

Masukkan Kartu ATM BNI

Langkah pertama, silahkan masukkan kartu ATM BNI ke mesin ATM.

2. Pilih Opsi Bahasa Indonesia

Pilih Opsi Bahasa Indonesia

Kemudian, pilihlah opsi bahasa Indonesia.

3. Masukkan PIN ATM BNI

Masukkan PIN ATM BNI

Setelah itu, masukkanlah PIN ATM BNI Anda sebanyak 6 digit angka.

4. Pilih Menu Pembayaran

Pilih Menu Pembayaran

Selanjutnya, pilihlah menu pembayaran untuk menampilkan transaksi pembayaran.

5. Pilih Menu Berikutnya

Pilih Menu Berikutnya

Langkah berikutnya, silahkan pilih menu berikutnya.

6. Pilih Listrik/ Gas

Pilih Listrik Gas

Untuk bayar taguhan PLN, maka pilihlah menu listrik/gas.

7. Pilih PLN Non Taglis

Pilih PLN Non Taglis

Langkah selanjutnya, untuk bayar tambah daya PLN, maka pilihlah opsi PLN Non Taglis.

8. Masukkan Kode Bayar/ ID Pelanggan

Masukkan Kode Bayar ID Pelanggan

Selanjutnya, masukkan kode bayar (kode registrasi yang Anda dapatkan dari email) atau ID Pelanggan PLN. Jika sudah klik benar.

9. Konfirmasi Pembayaran

Konfirmasi Pembayaran

Data akan ditampilkan dilayar ATM, pastikan semuanya sudah benar dan sesuai. Bila semuanya sesuai, tekan jika ya.

10. Bayar Tambah Daya Selesai

Transaksi selesai, jangan lupa simpan struk bukti pembayaran dan keluarkan kartu ATM Anda dari mesin ATM.

Itulah cara bayar tambah daya PLN lewat ATM BNI. Perlu diketahui bahwa cara bayar via ATM BNI di atas akan dikenai biaya adminsitrasi. Adapun untuk informasi lebih jelasnya terkait biaya administrasinya yakni sebagai berikut.

Biaya Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Biaya Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM BNI

Baik pembayaran listrik pascabayar maupun tambah daya melalui ATM BNI akan dikenai biaya admin. Biaya ini akan dibebankan untuk nasabah bank BNI yang ingin membayar tagihan PLN.

Nantinya biaya tersebut akan diakumulasikan dengan tagihan listrik Anda. Lantas berapa besaran biaya administrasi bayar tambah daya PLN lewat ATM BNI? Biaya yang harus di bayar yaitu sebesar Rp. 3.000,-

Denda Keterlambatan Pembayaran Tambah Daya PLN

Denda Keterlambatan Pembayaran Tambah Daya PLN

Pembayaran tambah daya yang melampaui batas akhir jatuh tempo akan dikenai biaya keterlambayaran. Pelanggan yang terlambat akan dikenai denda berupa sanki pemutusan. Pengenaan denda, untuk setiap lembar tagihan dibatasi maskimal 3 hari, dengan tarif sesuai ketentuan berikut.

  • Denda keterlambatan pertama dibebankan untuk pelunasan tagihan listrik setelah batas akhir masa pembayaran sampai dengan akhir bulan berjalan (bulan ke n) bagi masing-masing Pelanggan.
  • Denda keterlambatan kedua dikenakan setelah denda pertamauntuk pelunasan tagihan listrik mulai tanggal sampai dengan akhir bulan berikutnya (bulan ke n+1).
  • Denda Keterlambatan ketiga dikenakan setelah denda keduauntuk pelunasan tagihan listrik mulai tanggal 1 sampai dengan akhir bulan berikutnya (bulan ke n+2).
  • Jika pelanggan melanggar ketentuan maka PLN berhak melakukan pemutusan aliran tenaga listrik ke persil Pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tanggal Jatuh Tempo dan Muncul Tagihan Tambah Daya PLN

Tanggal Jatuh Tempo dan Muncul Tagihan Tambah Daya PLN

Syarat agar tidak dikenai biaya keterlambatan berupa sanki pemutusan, maka Anda harus membayar tambah daya tepat waktu sebelum jatuh tempo. Batas akhir bayar tagihan listrik setiap bulannya adalah tanggal 20 setiap bulannya.

Jadi, pastikan sebelum tanggal 20 Anda telah membayarnya. Lebih baik lagi, jika bayar tambah daya dilakukan jauh-jauh hari sebelum batas jatuh tempo, yaitu setelah rincian tagihan muncul. Lantas kapan rincian tagihan PLN muncul? Yaitu setiap tanggal 2 setiap bulannya.

Demikian cara bayar tambah daya PLN lewat ATM BNI beserta syarat dan biaya yang dapat pakaiatm.com sajikan. Dengan cara di atas, maka kini bayar tambah daya akan lebih mudah dan terhindar dari biaya keterlambatan. Sekian dan semoga bermanfaat.