9 Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri 2021 : Syarat & Biaya

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri – Bank Mandiri hadir sebagai salah satu bank penyedia layanan pembayaran tambah daya PLN. Kini nasabah Mandiri, bisa bayar tambah daya PLN dengan mudah lewat ATM Mandiri.

Dengan ATM, maka bayar tambahan daya makin mudah dan praktis. Sehingga, nasabah tidak perlu lagi mengantri di loket pembayaran PLN. Cukup kunjungi counter ATM terdekat, maka listrik tambah daya, sudah bisa dibayarkan.

Seperti sudah diketahui, bahwa tambah daya listrik ini dipisahkan dengan tagihan listrik bulanan. Lantas bagaimana cara bayar tambah daya PLN lewat ATM Mandiri? Caranya bayar listrik tersebut sangatlah mudah.

Namun, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Selain itu, pembayaran listrik lewat ATM Mandiri juga akan dikenai biaya administrasi. Adapun untuk informasi lebih jelasnya, simak artikel selengkapnya dari pakaiatam di bawah ini.

Syarat Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Syarat Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Syarat membayar tambah daya PLN ini perlu diperhatikan. Dimana persyaratan ini nantinya bisa akan mengurangi kegagalan bayar daya listrik PLN. Syarat membayar tambah daya lewat ATM, bukanlah syarat berupa dokumen.

Namun, syarat umum dibutuhkan untuk melakukan pembayaran. Dengan kata lain, persyaratan ini merupakan hal-hal penting perlu disiapkan. Lantas apa saja syarat membayar tambah daya di ATM Mandiri? Berikut syaratnya.

  • Telah mengajukan tambah daya kepada pihak PLN, baik secara online di web.pln.id maupun offline.
  • Memahami email pengajuan pendaftaran yang dikirim oleh pihak PLN, jika pengajuan tambah daya dilakukan secara online.
  • Mencatat kode bayar yang diberikan oleh pihak PLN.

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Cara Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Setelah menyiapkan syarat syarat di atas, maka Anda bisa langung membayar lewat ATM Mandiri. Cara membayarnya sendiri, tak jauh berbeda seperti BAYAR LISTRIK pascabayar lewat ATM Mandiri pada umumnya.

Hanya, pemilihan menunya berbeda. Adapun caranya, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Masukkan Kartu ATM Mandiri

Masukkan Kartu ATM Mandiri

Langkah pertama, silahkan masukkan kartu ATM Mandiri ke mesin ATM dengan posisi baik dan benar, jangan sampai terbalik.

2. Pilih Bahasa Indonesia

Pilih Bahasa Indonesia

Kemudian, pilihlah bahasa Indonesia agar mudah dipahami dan dicermati.

3. Masukkan PIN ATM

Masukkan PIN ATM

Lalu, masukkan 6 digit PIN ATM Mandiri. Pastikan PIN yang dimasukan benar, pasalnya jika salah sebanyak 3 kali ATM akan terblokir.

4. Pilih Bayar/Beli

Pilih BayarBeli

Selanjutnya, silahkan Anda tekan menu “Bayar/Beli” pada menu utama ATM.

5. Pilih Listrik/Gas

Pilih ListrikGas

Setelah itu, untuk bayar tambahan daya, pilihlah menu “Listrik/Gas“.

6. Pilih PLN Non Taglis

Pilih PLN Non Tagis

Selanjutnya, untuk membayar tambah daya, maka silahkan pililah menu “PLN Non Taglis“.

7. Masukkan ID Pelanggan

Masukkan ID Pelanggan

Langkah selanjutnya, masukkan ID Pelanggan yang Anda dapatkan dari email yang dikirim oleh PLN. Jika sudah, tekan “Benar“.

8. Konfirmasi Pembayaran

Kemudian, rincian pembayaran akan muncul dilayar mesin ATM. Periksa semua data tertera, pastikan semuanya sudah sesuai. Jika sudah “Tekan Ya“.

9. Transaksi Selesai

Bayar tambah daya PLN telah berhasil. Jangan lupa simpan struk ATM sebagai bukti bahwasanya Anda telah membayar.

Biaya Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Biaya Bayar Tambah Daya PLN Lewat ATM Mandiri

Perlu diketahui, bahwa cara membayar tambah daya PLN melalui ATM akan dikenai biaya admin. Biaya ini dibebankan oleh bank terhadap nasabah dan akan akumulasikan dengan tagihan tambah daya tersebut. Biaya tersebut hanya dibebankan untuk bayar listrik saja.

Lantas berapa biaya admin cara bayar tambah daya PLN via ATM Mandiri? Besaran biaya pembayarannya yaitu sebesar Rp. 3.000 hingga Rp. 3.500,- Biaya tersebut akan dibayarkan langsung ketikan Anda membayar tagihan PLN.

Denda Keterlambatan Bayar Tambah Daya PLN

Denda Keterlambatan Bayar Tambah Daya PLN

Disarankan untuk bayar tepat waktu sebelum jatuh tempo. Pasalnya jika membayar lewat jatuh tempo akan dikenai denda dan sanki seperti di bawah ini.

Batas DayaDenda Per Bulan
450 VARp. 3.000
900 VARp. 3.000
1.300 VARp. 5.000
2.200 VARp. 10.000
3.500 VA – 5.500 VARp. 50.000
6.600 VA – 14.000 VA3% dari tagihan rekening listrik (minimal Rp. 75.000)
Lebih dari 14.000 VA3% dari tagihan rekening listrik (minimal Rp. 100.000)

Selain denda di atas, Anda juga akan mendapatkan sanki sebagai berikut.

  • Tunggakan 1 bulan dikenai sanksi pemutusan sementara segel MCB.
  • Tunggakan 2 bulan dikenai sanksi pemutusan sementara bongkar APP (kwh meter dan MCB) ataupun putus dari tiang Migrasi ke meter pulsa.
  • Tunggakan lebih dari 2 bulan dikenai sanksi pembongkaran rampung APP (kwh meter + MCB) dan kabel langganan dihentikan oleh PLN.

Tanggal Jatuh Tempo Bayar Tambah Daya PLN

Tanggal Jatuh Tempo Bayar Tambah Daya PLN

Agar tidak dikenai denda, cara menghindarinya tentu saja dengan membayar tepat waktu sebelum jatuh tempo. Cara bayar tambah daya ataupun listrik PLN paling akhir yaitu tanggal 20 setiap bulannya. Jadi bayarlah sebelum tanggal 20 pada bulan terkait. Anda bisa bayar setelah tagihan muncul yaitu pada tanggal 2 setiap bulannya.

Itulah beberapa cara bayar tambah daya PLN lewat ATM Mandiri dari pakaiatm.com. Dengan adanya cara di atas, maka kini pembayaran piutang PLN lebih mudah dan praktis serta tepat waktu. Sekian dan semoga bermanfaat.