Bukti Transfer Mandiri Syariah 2020 : ATM, iBanking, mBanking

Bukti Transfer Mandiri Syariah – Bertransaksi dengan layanan bank seperti mesin ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking mungkin saat ini sudah hampir digunakan oleh semua nasabah bank. Dengan layanan tersebut nantinya dapat bertransaksi seperti transfer, cek saldo, tarik tunai dan lainnya.

Dari berbagai transaksi seperti transfer atau melakukan pembayaran nantinya akan mendapatkan bukti yang sah, baik itu dari layanan ATM, Internet Banking, maupun Mobile Banking. Sehingga nantinya si pengirim dana atau uang transferan dapat membuktikan kepada si penerima jika sudah mentransfer.

Nah pada pembahasan kali ini pakaiatm.com akan menyampaikan mengenai bukti transfer dari salah satu bank syariah yang ada di Indonesia, yaitu bukti transfer Mandiri Syariah. Bicara bukti transfer dari layanan bank ini sendiri hampir sama seperti kebanyakan bukti transfer bank lainnya.

Karena saat ini kebanyakan bank di tanah air sudah memberikan layanan seperti mesin ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking. Sehingga bukti transfer yang diberikan juga tentunya sama, namun kadang banyak nasabah Mandiri Syariah dan anda semua yang masih ingin tahu bukti transfernya.

Bukti Transfer Mandiri Syariah Baik dari Mesin ATM, iBanking, mBanking

Bukti Transfer Mandiri Syariah

Jika penasaran akan bukti transfer tersebut, berikut akan disampaikan secara lengkap mengenai bukti transfernya baik dari ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking beserta cara bedakan bukti transfer asli atau palsu. Jadi terus simak ulasan ini sampai akhir agar anda paham dan jelas mengenai bukti transfernya.

Bukti Transfer dari Mesin ATM

Sama seperti kebanyakan BUKTI TRANSFER BNI, BCA, BRI atau bank lain, nantinya setelah melakukan transfer lewat mesin ATM Mandiri Syariah akan mendapatkan struk berbentuk selembar kertas. Di dalam struk atau bukti tersebut nantinya berisi lengkap dari nama pengirim sampai penerimanya.

Bukti Transfer dari Mesin ATM

Bukti Transfer dari iBanking

Untuk bukti transfer bank Mandiri Syariah dari layanan iBanking sendiri memberikan bukti transfer berupa bukti transfer digital. Nantinya bukti transfer dari layanan iBanking Mandiri Syariah tersebut dapat di simpan pada galeri.

Bukti Transfer dari iBanking

Bukti Transfer dari mBanking

Sedangkan untuk bukti transfer dari layanan mBanking itu sendiri nantinya diberikan struk transfer digital sama seperti kebanyakan transfer bank lainnya. Sama seperti bukti transfer yang lewat layanan iBanking, nantinya bukti tersebut dapat disimpan di galeri.

Bukti Transfer dari mBanking

Cara Bedakan Bukti Transfer Asli atau Palsu

Cara Bedakan Bukti Transfer Asli atau Palsu

Setelah mengetahui mengenai bukti yang sah dari transaksi lewat layanan bank Mandiri Syariah. Anda juga perlu mengetahui atau bisa membedakan mana bukti transfer asli atau palsu agar terhindar dari modus-modus penipuan.

Tulisan Tercetak Agak Tipis

Untuk dapat membedakan antara bukti transfer asli atau palsu yang pertama yaitu dengan melihat tulisan yang tercetak pada struk apakah tertulis dengan jelas atau tidak. Jika tulisan tercetak agak tipis nantinya anda bisa mulai mencurigainya, karena pada umumnya bukti transfer yang keluar dari mesin ATM akan tercetak tebal serta jelas.

Besar Kecilnya Huruf & Kertas

Besar kecilnya huruf menjadi cara membedakan bukti transfer tersebut asli atau palsu, karena huruf yang tercetak pada struk akan memiliki besaran yang sama. Selain itu besaran kertas juga perlu diperhatikan, jika besaran kertas tidak wajar dan masih memiliki ruang kosong yang cukup banyak dan tidak terisi tulisan maka perlu dicurigai.

Tulisan Tercetak Dipinggir

Selain bukti transfer diatas, bukti transfer selanjutnya yang menunjukkan jika bukti transfer itu palsu atau asli yaitu tulisan yang tercetak. Jika tulisan tercetak di pinggir pada hal tersebut bisa jadi bukti transfer tersebut palsu, karena pada umumnya struk yang keluar dari mesin ATM akan mencetak tulisan rata tengah.

Nomor Rekening Tidak Tertulis Lengkap

Cara bedakan yang terakhir yaitu melihat dari nomor rekening pengirim yang tidak tertulis tidak lengkap, jika hal itu terjadi bisa dikatakan bukti transfer palsu. Jadi anda benar-benar mengecek bukti atau struk transfer tersebut.

Untuk mengantisipasi modus-modus penipuan anda bisa melakukan pengecekan lewat layanan Internet Banking dan Mobile Banking dengan melihat apakah ada transaksi masuk pada tanggal dan waktu yang tertera pada struk. Jikapun belum menggunakan layanan Internet Banking dan Mobile Banking anda bisa mengeceknya dengan cara cek mutasi di mesin ATM.

Mungkin itu saja yang dapat pakaiatm.com sampaikan untuk anda semua mengenai bukti transfer dari beberapa layanan bank Mandiri Syariah baik mesin ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking beserta cara bedakan bukti transfer atau palsu. Semoga dengan adanya ulasan diatas dapat bermanfaat dan membantu yang belum mengetahui bukti transfer dari Mandiri Syariah secara jelas.