10 Cara Setor Tunai Bank DKI 2021 : ATM & Teller

Cara Setor Tunai Bank DKI – Salah satu fasilitas yang diberikan Bank DKI pada setiap nasabahnya adalah kartu ATM. Melalui fasilitas tersebut kalian bisa melakukan berbagai macam transaksi melalui ATM, termasuk setor tunai.

Bagi yang belum tahu, setor tunai merupakan transaksi menabung langsung melalui ATM. Hanya saja untuk melakukannya perlu mesin ATM berlogo khusus yang biasanya terdapat di sekitaran Kantor Cabang Bank DKI.

Namun apabila di Daerah kalian tidak terdapat mesin ATM yang mendukung transaksi tersebut, kalian tetap bisa melakukannya di Bank DKI. Disana kalian akan dipandu oleh petugas Teller untuk melakukan setor tunai.

Lalu apakah untuk setor tunai memerlukan syarat khusus? bagaimana dengan biaya admin? Nah, semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut telah kami siapkan dibawah ini. Jadi, langsung saja kita masuk ke inti pembahasan.

Cara Setor Tunai di ATM Bank DKI

Seperti yang telah kami singgung diatas bahwa untuk melakukan setor tunai kalian bisa memanfaatkan fasilitas mesin ATM setor tunai Bank DKI. Disamping itu, kalian juga tidak perlu syarat khusus dalam bentuk untuk melakukan transfer tunai, cukup siapkan sejumlah uang yang akan di setorkan. Berikut telah kami siapkan tata cara setor tunai melalui mesin ATM Bank DKI :

1. Kunjungi Gerai ATM Bank DKI

Kunjungi Gerai ATM Bank DKI

Pertama silahkan datang ke ATM Bank DKI yang sudah mendukung transaksi setor tunai (biasanya terletak di Bank DKI langsung).

2. Masukkan Kartu & PIN ATM

Masukkan Kartu PIN ATM

Kemudian masukkan kartu ATM pada slot yang tersedia. Setelah itu pilih Bahasa Indonesia lanjut dengan input 6 digit PIN ATM Bank DKI.

3. Pilih Setor Tunai

Pilih Setor Tunai

Pada tampilan berikutnya tekan menu Setor Tunai.

4. Tentukan Jenis Setoran

Tentukan Jenis Setoran

Pada perintah memilih jenis Setoran silahkan tekan Rekening Tabungan.

5. Masukkan Uang

Masukkan Uang

Setelah itu tempat uang akan terbuka, masukkan sejumlah uang untuk setor tunai ke dalamnya. Lalu tempat tersebut akan menutup kembali secara Otomatis dan mulai membaca uang yang dimasukkan.

6. Setor Tunai Telah Berhasil

Setor Tunai Telah Berhasil

Terakhir akan muncul tulisan Setoran Anda Telah Diterima pada layar mesin. Ambil struk transaksi dan tinggalkan mesin ATM. Selesai.

Cara Setor Tunai Lewat Teller Bank DKI

Cara Setor Tunai Lewat Teller Bank DKI

Jika kalian bingung untuk setor tunai dengan cara diatas, kalian bisa melakukan transaksi tersebut melalui Teller Bank DKI. Cara ini sama seperti saat kalian menabung, tapi untuk lebih jelasnya silahkan simak tutorialnya dibawah ini :

1. Datang ke Kantor Cabang Bank DKI

Langkah pertama tentu saja mengunjungi Kantor Cabang Bank DKI terdekat.

2. Ambil Nomor Antrian

Sesampainya disana silahkan ambil nomor antrian untuk pelayanan Teller lalu tunggu hingga tiba giliran.

3. Serahkan Buku Rekening & Uang Setoran

Jika sudah, silahkan temui petugas dan sampaikan bahwa kalian ingin melakukan setor tunai. Kemudian petugas akan meminta buku rekening serta sejumlah uang yang akan disetorkan.

4. Terima Struk Bukti Setor Tunai

Setelah itu petugas akan memproses transaksi tersebut. Tidak lama kemudian kalian akan menerima kembali buku rekening beserta struk bukti transfer tunai telah berhasil.

Biaya Admin Transkasi Setor Tunai Bank DKI

Biaya Admin Transkasi Setor Tunai Bank DKI

Setelah mengetahui cara setor tunai Bank DKI lewat ATM dan Teller Bank, mungkin beberapa dari kalian ada yang menanyakan terkait biaya admin untuk transaksi tersebut. Nah, perlu diketahui bahwa Bank DKI tidak menerapkan biaya admin dalam bentuk apapun untuk melakukan setor tunai di Bank maupun ATM.

FAQ

Berapa Minimal Transfer Tunai Bank DKI?

Rp. 50.000 (Lima Puluh Ribu Rupiah).

Kenapa Tidak Bisa Setor Tunai Lewat ATM?

Kemungkinan besar salah satu lembar uang yang dimasukkan rusak atau bahkan palsu.

Demikianlah informasi dari Pakaiatm.com mengenai cara setor tunai Bank DKI. Transaksi ini bisa dilakukan melalui ATM yang sudah mendukung setor tunai atau melalui petugas Teller Bank DKI. Namun untuk cara yang kedua hanya bisa dilakukan pada jam operasional yang berlaku di Bank DKI, sedangkan untuk melalui ATM kalian bisa melakukannya kapanpun selama 24 jam. Kemudian berbeda dengan TARIK TUNAI, untuk setor tunai Bank DKI tidak memiliki limit transaksi.