11 Cara Bayar Listrik Lewat ATM BCA 2021 : Biaya, Denda & Jatuh Tempo

Cara Bayar Listrik Lewat ATM BCA – Listrik pascabayar merupakan piutang yang harus dibayar setiap bulannya. Selain itu, bayar listrik juga harus dilakukan tepat waktu sebelum batas waktu jatuh tempo pembayaran.

Pasalnya jika, bayar listrik dilakukan lewat jatuh tempo akan dikenai biaya keterlambatan berupa denda ataupun sanksi. Nah, maka dari itu agar tidak dikenai denda ataupun sanksi silahkan lakukan pelunasan puitang listrik tepat waktu.

Dalam upaya mencegah keterlambatan pembayaran, PLN bekerjasama dengan sejumlah bank untuk menyediakan pembayaran non tunai. Salah satu bank yang menyediakan cara bayar listrik yaitu Bank Central Asia atau BCA.

Adanya kerjasama ini, kini masyarakat Indonesia terutama nasabah BCA bisa membayar lewat layanan BCA. Salah satunya yaitu menggunakan mesin ATM. Adapun cara bayar listrik lewat ATM BCA, silahkan simak ulasan di bawah ini.

Cara Bayar Listrik Lewat ATM BCA

Cara Bayar Listrik Lewat ATM BCA

Selain melalui ATM, cara bayar listrik juga bisa dilakukan via BCA MOBILE. Namun, itu hanya bisa dilakukan untuk nasabah yang sudah melakukan pendaftaran dan aktivasi. Nah, bagi yang belum, maka bayar listrik bisa dilakukan melalui ATM.

Cara bayarnya sendiri terbilang mudah, Anda hanya perlu datang ke gerai ATM BCA terdekat. Adapun untuk membayar listrik via ATM BCA, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Masukkan Kartu ATM BCA

Masukkan Kartu ATM BCA

Langkah pertama, masukkanlah kartu ATM BCA Anda ke mesin ATM dengan posisi yang benar, jangan sampai terbalik.

2. Input PIN ATM BCA

Input PIN ATM BCA

Kemudian, silahkan input 6 digit PIN ATM dengan benar, pasalnya apabila salah memasukan PIN sebanyak 3 kali berturut-turut kartu ATM BCA Anda akan terblokir.

3. Tentukan Jenis Transaksi

Tentukan Jenis Transaksi

Setelah itu, silahkan tentukan jenis transaksi yang akan dilakukan. Untuk melakukan transaksi kredit, maka pilihlah “Penarikan Tunai“.

4. Pilih Transaksi Lainnya

Pilih Transaksi Lainnya 1

Selanjutnya, pilihlah “Transaksi Lainnya“.

5. Pilih Transaksi Pembayaran

Pilih Transaksi Pembayaran

Langkah berikutnya, untuk membayar tagihan, maka pilihlah menu “Pembayaran“.

6. Pilih Menu Listrik / PLN

Pilih Menu Listrik PLN

Proses selanjutnya, untuk bayar listrik yaitu memilih menu “Listik / PLN“.

7. Pilih PLN Pascabayar

Pilih PLN Pascabayar

Lalu, pilihlah “PLN Pascabayar” jika ingin membayara tagihan listrik bulanan.

8. Masukkan ID Pelanggan

Masukkan ID Pelanggan 1

Setelah itu, tinggal masukkan 12 digit ID Pelanggan PLN Anda. Jika sudah tekan “Benar“.

9. Konfirmasi Tagihan Listrik PLN

Konfirmasi Tagihan Listrik PLN

Informasi tagihan listrik akan ditampilkan. Periksa kembali data yang tertera, pastikan semuanya sesuai. Jika sudah sesuai, silahkan konfirmasi pembayaran dengan menakan tombol “YA“.

10. Transaksi Telah Berhasil

Transaksi Telah Berhasil

Transaksi bayar listrik telah selesai. Silahkan simpan struk sebagai bukti bahwasanya Anda telah melunasi piutang listrik bulan terkait. Jangan lupa untuk mengeluarkan kartu ATM dari mesin ATM.

Biaya Bayar Listrik Lewat ATM BCA

Biaya Bayar Listrik Lewat ATM BCA

Perlu diketahui, bahwasanya membayar listrik via ATM BCA akan dikenai biaya adminsitrasi. Biaya ini dibebankan kepada nasabah dan nantinya pembayaran biaya admin akan diakumulasikan kedalam jumlah tagihan seperti yang sudah tertera di struk ATM ataupun pada saat rincian tagihan ditampilkan.

Lantas berapa besar biaya admin pelunasan piutang listrik lewat ATM BCA? Biaya membayar listrik lewat ATM BCA yakni sebesar Rp. 3.000,- per transaksi. Biaya ini hanya dibebankan untuk membayar listrik di ATM saja.

Denda Keterlambatan Pembayaran Listrik

Denda Keterlambatan Pembayaran Listrik

Selain dikenai biaya admin, jika terlambat bayar listrik juga akan dikenai biaya keterlambatan berupa denda. Denda keterlambatan ini dibebankan untuk pengguna yang membayar listrik lewat batas akhir jatuh tempo.

Semakin lama menunggak tagihan listrik, maka akan semakin berat denda yang diterima. Maka dari itu agar tida dikenai denda, cara bayar melalui ATM bisa jadi solusi paling tepat. Lantas berapakah denda keterlambatannya?

Adapun besaran denda yang dibebankan yaitu silahkan simak tabel di bawah ini.

Batas DayaDenda Keterlambatan Per Bulan
450 VARp. 3.000
900 VARp. 3.000
1.300 VARp. 5.000
2.200 VARp. 10.000
3.500 VA s.d 5.500 VARp. 50.000
6.600 VA s.d 14.000 VA3% dari tagihan rekening listrik (minimal Rp. 75.000)
Di atas 14.000 VA3% dari tagihan rekening listrik (minimal Rp. 100.000)

Itulah besaran denda jika sampai terlambat membayar lewat batas waktu jatuh tempo. Lantas, kapan tanggal jatuh tempo bayar listrik? Cari tahu jawabanya, pada informasi di bawah ini.

Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran Listrik

Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran Listrik

Seperti sudah kami jelaskan di atas, bahwasanya membayar tepat waktu melebih batas waktu jatuh tempo yang telah ditetapkan oleh pihak PLN justru akan merugikan karena akan dikenai denda. Maka dari itu, bayarlah listrik sebelum jatuh tempo. Batas akhir jatuh tempo pembayaran listrik yaitu pada tanggal 20 setiap bulannya.

Jadi pastikan sebelum jatuh tempo yaitu pada tanggal 20, Anda mesti sudah membayar tagihan listrik. Nah, cara bayarnya sudah kami jelaskan di atas, tinggal ikuti saja langkah-langkahnya. Untuk menghindari denda, Anda bisa membayar jauh-jauh hari sebelum jatuh tempo. Anda bisa membayar setelah tagihan muncul.

Tagihan listrik pascabayar akan muncul pada tanggal 2 setiap bulannya. Jadi, Anda bisa membayar dengan cara bayar di atas setelah tagihan muncul yakni pada tanggal 2. Dengan begitu, maka akan terhindari dari biaya denda ataupun sanksi pemutusan daya dari pihak PLN.

Itulah beberapa cara bayar listrik lewat ATM BCA beserta biaya, denda dan tanggal jatuh tempo yang dapat pakaiatm.com informasikan. Pada dasarnya cara bayar listrik pascabayar via ATM BCA, berbeda dengan CARA ISI TOKEN LISTRIK LEWAT ATM BCA. Akan tetapi kedua cara tersebut sama-sama mudah dan praktis.