11 Cara Bayar PDAM Lewat ATM Mandiri : Biaya, Denda & Jatuh Tempo

Cara Bayar PDAM Lewat ATM Mandiri – Bank Mandiri menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan nasabah melakukan transaksi, baik finansial maupun non finansial. Setiap bank di Indonesia, termasuk Mandiri memfasilitasi setiap nasabah pemilik rekening tabungan berupa ATM untuk bertransaksi perbankan.

Adanya fasilitas ATM, tentu saja nasabah akan lebih mudah melakukan berbagai jenis transaksi pembayaran. Dimana selain bisa untuk BAYAR BPJS, ATM Mandiri juga bisa digunakan untuk bayar piutang PDAM. Tentunya, dengan tersedianya fasilitas ATM, kini bayar PDAM tidak perlu dilakukan di loket pembayaran offline.

Lewat ATM Mandiri, tentu saja bayar PDAM akan lebih cepat karena tidak perlu mengantre di bank maupun tempat pembayaran PDAM offline. Ini tentunya akan mempersingkat waktu dan aktivitas Anda. Dimana hadirnya cara bayar PDAM lewat ATM Mandiri sangat membantu nasabah yang tidak punya banyak waktu.

Selain itu, pembayaran tagihan PDAM juga harus dilakukan sebelum jatuh tempo agar tidak dikenakan denda keterlambatan. Maka dari itu, untuk membantu nasabah terhindar dari denda telat bayar PDAM, bank Mandiri menghadirkan ATM untuk memenuhi kebutuhan transaksi pembayaran piutang PDAM Anda.

Cara Bayar PDAM Lewat ATM Mandiri

Cara Bayar PDAM Lewat ATM Mandiri

Selayaknya BAYAR PDAM LEWAT ATM BRI, cara bayar PDAM lewat ATM Mandiri juga terbilang mudah, hanya saja butuh penyesuaian dalam memilih menu transaksi pada mesin ATM. Namun, ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum Anda bayar tagihan PDAM melalui ATM Mandiri.

Dimana pastikan pada saat melakukan pembayaran Anda memasukkan kode PDAM sesuai wilayah dan ID Pelanggan dengan benar. Ini sering terjadi, dimana kedua hal ini seringkali tak diperhatikan. Bahwa kode PDAM dan ID inilah yang akan menentukan keberhasilan transaksi pembayaran Anda.

Untuk melakukan pembayaran PDAM, diperlukan juga ketelitian. Mengapa demikian? Tentu saja ini akan mempersingkat waktu. Dimana jika cara bayarnya dilakukan dengan benar, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembayaran semakin singkat. Adapun cara bayar PDAM yang benar, yaitu sebagai berikut.

1. Masukkan Kartu ATM Mandiri

1. Masukkan Kartu ATM Mandiri

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membayar tagihan PDAM lewat ATM Mandiri yaitu masukanlah kartu ATM Mandiri ke mesin ATM dengan posisi yang benar, jangan sampai terbalik.

2. Pilih Bahasa Indonesia

2. Pilih Bahasa Indonesia

Langkah selanjutnya, Anda akan ditampilkan dua opsi bahasa Indonesia dan English. Pada bagian ini silahkan pilih bahasa “Indonesia” agar mudah dipahami dalam memilih menu transaksi pada mesin ATM.

3. Masukkan Nomor PIN ATM Mandiri

3. Masukkan Nomor PIN ATM Mandiri

Lalu, silahkan masukkan 6 digit nomor PIN ATM Mandiri dengan benar. Jangan sampai salah memasukkan PIN sebanyak 3 kali, karena itu akan menyebabkan sistem memblokir kartu ATM Mandiri Anda.

4. Pilih Menu Bayar / Beli

4. Pilih Menu Bayar Beli

Setelah berhasil memasukkan nomor PIN ATM, selanjutnya Anda akan dihadapkan dengan beberapa menu transaksi. Silahkan pilihlah transaksi “Bayar / Beli” pada menu awal mesin ATM.

5. Pilih Menu PAM

5. Pilih Menu PAM

Kemudian, layar akan menampilkan berbagai pilihan menu transaksi pembayaran dan pembelian. Untuk bayar tagihan PDAM bulanan, maka pilihlah menu “PAM“.

6. Pilih Daftar PAM

6. Pilih Daftar PAM

Selanjutnya, ATM akan menampilkan daftar PAM. Silahkan masukkan nomor 04 apabila PDAM Anda bukan nomor 1 – 3. Lalu, tinggal tekan tombol “YA“.

7. Masukkan Kode Perusahaan

7. Masukkan Kode Perusahaan

Berikutnya, masukkan kode perusahaan / institusi sesuai PDAM yang digunakan. Jika belum tahu kode PDAM yang digunakan, tekan “Daftar Kode” dan cari kode perusahaan PDAM Anda. Setelah ketemu, silahkan tekan “Masukkan Kode“, lalu tinggal masukkan nomor kode-nya dan tekan “Benar“.

8. Masukkan Nomor Pelanggan

8. Masukkan Nomor Pelanggan

Setelah itu, silahkan masukkan nomor pelanggan Anda yang akan digunakan sebagai tujuan pembayaran. Pastikan nomor pelanggan yang dimasukkan sesuai. Jika sudah sesuai, langsung saja tekan “Benar“.

9. Pilih Item Pembayaran

9. Pilih Item Pembayaran

Untuk langkah selanjutnya, akan muncul tampilan pilih item pembayaran. Dalam informasi tersebut tertera ID  pelanggan, jumlah tagihan dan lain sebagainya. Untuk melanjutkan tekan angka “1 (satu)” dan kemudian tekan “YA“.

10. Konfirmasi Pembayaran

10. Konfirmasi Pembayaran

Setelah itu, tinggal periksa semua data yang tertera pada layar mesin ATM. Pastikan nama dan ID Pelanggan sudah sesuai dengan pembayaran Anda. Jika semuanya sudah sesuai, konfirmasi pembayaran dengan cara menekan tombol “YA“.

11. Bayar PDAM Selesai

11. Bayar PDAM Selesai

Pembayaran PDAM telah selesai. Nantinya mesin ATM akan mencetak struk pembayaaran. Silahkan simpan struk ATM tersebut sebagai bukti bahwa tagihan PDAM Anda telah dibayarkan.

Daftar Kode PDAM Mandiri

Daftar Kode PDAM Mandiri

Dari cara di atas, bahwasanya nantinya Anda akan dimintai untuk memasukan kode PDAM sesuai perusahaan PDAM yang digunakan. Adapun kode PDAM Mandiri tersebut yaitu sebagai berikut.

WilayahKode PDAMPAM PremiumKode PDAM
Kota Malang30100Kab. Tangerang0001
Kota Bogor30104Kab. Tangerang0003
Kab. Bogor30105Kota Semarang0004
Kab. Bekasi30106Kota Surakarta0005
Kota Palembang30107Kab. Badung0006
Kota Jambi30108Kota Denpasar0007
Kota Bandar Lampung30110Kota Medan0008
Kab. Sidoarjo30111Kota Depok0009
Kab. Bondowoso30112Kota Banjarmasin0010
Kab. Banyumas30115Kab. Banjar0011
Kota Samarinda30120Kab. Lombok Barat0012
Kota Surabaya30123Kota Batam0013
Kota Cilegon88593Kota Balikpapan0014
Krakatau Tirta INDST88593ATS Palembang0015
Kota Bekasi0021

Biaya Bayar PDAM di ATM Mandiri

Biaya Bayar PDAM di ATM Mandiri

Seperti sudah disinggung sebelumnya, dimana cara bayar PDAM lewat ATM Mandiri seperti di atas, akan dikenai biaya administrasi bank. Biaya tersebut akan dibebankan kepada setiap nasabah dan akan diakumulasikan kedalam total tagihan bulanan PDAM Anda.

Bayar PDAM via ATM Mandiri akan dikenai biaya sebesar Rp. 3.000 per transaksi. Biaya tersebut akan dibayarkan ketika Anda membayar di mesin ATM, dimana nantinya jumlah tagihan akan ditambah dengan biaya admin.

Denda Keterlambatan Bayar PDAM

Selain dikenai biaya admin, PDAM juga membebankan denda kepada setiap pelanggan yang membayar melebihi tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Setiap perusahaan PDAM memiliki kebijakan masing-masing terkait ketentuan tarif denda keterlambatan.

Namun rata-rata denda keterlambatan membayar PDAM akan dikenai denda sebesar 15% dari nilai rekening. Untuk informasi lebih jelasnya, langsung saja simak gambar di bawah ini.

Denda PDAM

Jatuh Tempo Bayar PDAM

Jatuh Tempo Bayar PDAM 1

Nah, agar tagihan tidak membengkak akibat penunggakan bayar tagihan PDAM, maka sangat disarankan untuk membayar piutang PDAM sebelum atau tepat sesuai tanggal jatuh tempo. Apabila PDAM dibayar lewat batas waktu yang telah ditentukan yakni pada tanggal 20 setiap bulannya, maka akan dikenai denda keterlambatan.

Tentu saja, Anda tidak ingin tagihan Anda berkali-kali lipat akibat menunggak bayar PDAM, sehingga denda akan terus bertambah dan membuat tagihan semakin besar. Ini tentunya akan sangat merugikan, maka dari itu disarankan membayar jauh-jauh hari sebelum jatuh tempo.

Waktu paling tepat membayar PDAM yaitu 7 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Nah, untuk membantu Anda menghindari tunggakan PDAM, maka cara bayar PDAM lewat ATM Mandiri bisa jadi solusi paling tepat.

Itulah beberapa cara bayar lewat ATM Mandiri lengkap dengan biaya, denda dan jatuh tempo yang dapat Pakaiatm.com sajikan. Dengan kehadiran ATM Mandiri, tentunya ini memberikan keringanan kepada nasabah yang tidak memiliki banyak waktu untuk membayar tagihan PDAM. Demikian, semoga bermanfaat.